Kepribadian sangat perlu diketahui dan
dipelajari karena kepribadian sangat berkaitan erat dengan lingkungan
sosial seseorang. Orang yang memiliki kepribadian sesuai dengan
lingkungan sosialnya akan diterima dengan baik. Sebaliknya, jika
kepribadian seseorang tidak sesuai dengan pola yang dianut oleh
lingkungannya maka akan terjadi penolakan dari masyarakat. Contoh
Kepribadian Rasulullah SAW sebagai pemimpin yang bisa kita teladani.
Mungkin kita pernah atau mungkin sering
mendapat pengalaman ditolak dari lingkungan sosial kita. Bisa jadi itu
dari kepribadian kita. Lantas kepribadian yang bagaimana yang dapat
diterima secara universal dan langgeng dari waktu ke waktu.
Sesungguhnya telah ada pada (diri)
Rasulullah itu suri teladan yang baik…(Q.S. Al-Ahzab :21). Kita
diperbolehkan untuk “mencuri” sebagian atau bahkan dihalalkan untuk
“mencuri” keseluruhan suri teladan yang Rasulullah miliki dan
diimplementasikannya pada diri kita. Kepribadian Rasulullah SAW Insya
Allah dapat dipastikan bisa diterima oleh pola lingkungan sosial manapun
dan tidak lekang oleh waktu ataupun jaman.
Akhlak Nabi SAW adalah Al-Quran (H.R.
Muslim) akhlaknya mulia, pemikirannya yang cemerlang, sikapnya yang
bijak, dan perilakunya yang konstruktif, memberi dampak pada peningkatan
kualitas pribadi dan pencerahan bagi kehidupan umat manusia hingga
kini.
Beliau mengajak manusia menempuh jalan
hidayah, jalan yang lurus, dan terang benderang. Ia mengajar manusia
untuk memikirkan makna dan tujuan hidup. Apa yang harus dilakukan saat
hidup dan apa yang akan dibawa setelah berakhir hidup. Ia mengajarkan
hidup rukun dan toleransi dengan umat pemeluk agama lain. Dalam
kepemimpinan sosial, politik, dan pemerintahan, Muhammad SAW juga sukses
sebagai pemimpin suat bangsa dan umat. Kepribadian Rasulullah SAW
sebagai pemimpin, inspirator dan motivator.
Perihal nilai-nilai kebenaran universal
didalam pesan-pesan motivasi dan inspirasi dari Nabi SAW, antara lain
tercermin dari pengakuan sejarahwan Thomas Caryle yang mengatakan
“(Muhammad adalah) seorang laki-laki yang jujur dan setia. Jujur dalam
perbuatan, perkataan, dan pemikirannya… Seorang laki-laki yang pendiam
apabila tidak ada yang harus dikatakan, tetapi selalu bijak dan tulus
apabila berbicara. Selalu mencerahkan setiap persoalan”.
Satu hal lagi yang tak boleh kita
lupakan; Rasulullah SAW merupakan pembelajar sejati dan guru besar
peradaban dunia. Dalam hal belajar, beliau bisa belajar dari mana saja
selama membawa kebaikan, termasuk belajar dari pengalaman-pengalaman
yang menerpa hidupnya. Beliau mengajarkan mulianya ilmu dan urgensi
illmu untuk mencapai kesuksesan dunia akhirat. Tidak lupa, beliau
memotivasi dengan salah satu sabdanya, Menuntut ilmu itu wajib bagi
setiap muslim (H.R. Ibnu Majah).
Anthony Robbins, motivator terkemuka
menyarankan, seandainya kita menginginkan kehidupan lebih baik, carilah
model-model hebat yang perilakunya dapat diikuti. Biarkan orang-orang
ini menjadi standar atau tolak ukur (benchmark) dalam mengukur diri
anda.
Selamat membaca, semoga kita dapat menjadi pribadi yang lebih baik. Aamiin
Sumber: Buku “Muhammad SAW The Greatest Inspirator & Motivator”


No comments:
Post a Comment